Perwakilan PT ANP, Teguh, menilai kasus ini dapat berdampak pada iklim investasi di sektor kuliner, khususnya yang berbasis kerja sama antara pemilik lahan dan pengelola.
“Banyak usaha di Garut menggunakan pola kerja sama seperti ini. Jika tidak ada kepastian, tentu akan memengaruhi kepercayaan pelaku usaha,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa sejak akses ditutup, banyak pelanggan menyampaikan keluhan, terutama wisatawan dari luar daerah yang tidak dapat mengunjungi lokasi tersebut.
Baca Juga:8 Cara Ampuh Hasilkan Uang dari Instagram yang Wajib Kamu Coba!Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Garut Fokus Pemerataan Layanan dan Peningkatan Daya Saing
Balong Cafe sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner yang cukup populer di Garut, dengan daya tarik panorama alam Gunung Guntur serta suasana pegunungan yang sejuk.
Hingga saat ini, proses hukum masih berlangsung dan kedua pihak tetap pada posisinya masing-masing sambil menunggu keputusan dari pengadilan. (*)
