TASIKMALAYA – Menghadapi meningkatnya kunjungan wisatawan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Tasikmalaya melakukan pengecekan langsung kesiapan personel di kawasan wisata pesisir. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, pada Senin (23/3/2026).
Pengecekan dilakukan di wilayah Cipatujah, yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat musim liburan. Kapolres bersama para pejabat utama Polres Tasikmalaya tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB.
Dua titik utama menjadi fokus peninjauan, yakni Pos Pengamanan Pantai Pasanggrahan dan kawasan Pantai Sindangkerta. Kedua lokasi tersebut dinilai strategis karena diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga:Libur Panjang, Kawasan Darajat Ramai Dikunjungi, Polisi Gencarkan Patroli HumanisGagal Bawa Kabur Motor, Pemuda di Malangbong Diamankan Usai Aksi Dipergoki Warga
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode Lebaran.
Dalam arahannya, AKBP Wahyu Pristha Utama menegaskan bahwa keberadaan personel di lapangan harus mampu memberikan rasa aman sekaligus pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pengamanan ini bukan sekadar tugas rutin, tetapi bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang sedang berlibur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel, baik dalam aspek pengamanan maupun pelayanan, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Selain memeriksa kesiapan personel, Kapolres juga mengevaluasi kelengkapan sarana dan prasarana di Pos Pam, termasuk sistem komunikasi, kelayakan fasilitas, serta kedisiplinan anggota yang bertugas.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polres Tasikmalaya, di antaranya Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Samapta, dan Kasi Propam. Kehadiran mereka sekaligus memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar.
Tak hanya itu, pengecekan juga mencakup pemetaan titik rawan, baik dari sisi lalu lintas maupun potensi bahaya di area pantai. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif mengingat tingginya aktivitas wisatawan di kawasan pesisir.
Baca Juga:6 Terduga Pelaku Penganiayaan Bersenjata Diamankan, Latar Belakangnya Persoalan PribadiRemaja Terseret Ombak di Pantai Manalusu, Polisi Perketat Pengamanan Kawasan Pesisir Garut
Kapolres juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, khususnya dengan petugas penyelamat pantai (lifeguard) dan instansi terkait, guna mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.
“Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.
