Kenali Stunting Pada Anak, Simak Penyebab dan Kapan Bisa Terjadi

Kenali Stunting Pada Anak, Simak Penyebab dan Kapan Bisa Terjadi
Kenali Stunting Pada Anak, Simak Penyebab dan Kapan Bisa Terjadi
0 Komentar

LAPAKAKU – Kenali stunting pada anak serta simak penyebab dan kapan bisa terjadi.

Stunting merupakan masalah serius yang sangat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak-anak di seluruh dunia.

Hal ini akan terjadi saat anak mengalami gangguan pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif akibat kekurangan gizi dan faktor-faktor yang lainnya.

Baca Juga:Ini Asli Nih, 6 Makanan yang Bisa Bantu Penyembuhan Cacar Monyet dengan CepatKasus Cacar Monyet Semakin Meningkat, Simak Tips Mencegahnya Sebelum Kena

Stunting akan terjadi selama periode pertumbuhan awal anak, terutama pada selama 1.000 hari pertama kehidupan, yang akan dimulai sejak konsepsi sampai usia 2 tahun.

Inilah periode kritis di mana nutrisi yang akan memadai serta perawatan yang baik sangat penting buat perkembangan fisik serta kognitif yang optimal. ada banyak faktor yang dapat menyebabkan stunting, termasuk:

1.Gizi Buruk:

Gizi buruk adalah penyebab utama stunting. Anak-anak yang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, terutama protein, vitamin, mineral, dan kalori selama masa pertumbuhan mereka, cenderung mengalami stunting. Gizi buruk dapat disebabkan oleh makanan yang tidak seimbang, kualitas makanan yang buruk, dan masalah aksesibilitas makanan.

2.Infeksi:

Infeksi kronis atau berulang, seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan parasit, dapat mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh anak dan menyebabkan stunting.

3.Sanitasi dan Air Bersih:

Akses yang terbatas terhadap fasilitas sanitasi yang layak dan air bersih yang aman dapat menyebabkan infeksi yang sering, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi status gizi anak-anak.

4.Faktor Ekonomi dan Sosial:

Keluarga dengan pendapatan rendah dan akses terbatas ke layanan kesehatan dan pendidikan gizi cenderung lebih rentan terhadap stunting. Ketidaksetaraan sosial dan ketidaksetaraan gender juga dapat mempengaruhi status gizi anak-anak.

5.Kurangnya Pengetahuan Gizi:

Kesadaran orang tua atau wali tentang pentingnya gizi yang seimbang dalam perkembangan anak juga merupakan faktor penting. Kurangnya pengetahuan gizi dapat menyebabkan perilaku makan yang tidak sesuai untuk anak-anak.

Baca Juga:Update Terbaru, Kasus Cacar Monyet Kini Bertambah Jadi 29 KasusRudy Gunawan Ungkap Rencana Perubahan Perda Terhadap Rumah Sakit Umum di Garut

6.Kehamilan dan Perawatan Awal:

Kekurangan gizi selama kehamilan dan perawatan yang tidak memadai selama periode neonatal dan bayi dapat meningkatkan risiko stunting pada anak-anak.

7.Lingkungan yang Tidak Mendukung:

Lingkungan sosial dan ekonomi yang tidak mendukung, seperti konflik, kemiskinan, ketidaksetaraan, dan ketidakstabilan politik, dapat berdampak negatif pada status gizi anak.

0 Komentar