Sumawinata menjelaskan, selama ini PNM juga menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi bagi pelaku usaha ultra mikro.
Program tersebut di antaranya Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), yang memberikan pembiayaan sekaligus pendampingan usaha kepada masyarakat.
Menurutnya, program ekonomi tersebut kemudian diperkuat dengan berbagai kegiatan sosial dan pendidikan agar manfaat pemberdayaan dapat dirasakan lebih luas.
Baca Juga:Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Ditemukan Meninggal DuniaBudidaya Jagung Jadi Fokus Kolaborasi Polsek Leles dan Leles Lestari Foundation
“PNM berupaya menghadirkan pemberdayaan yang terintegrasi, mulai dari penguatan ekonomi keluarga hingga peningkatan kualitas pendidikan dan karakter masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap kerja sama dengan lembaga pendidikan, yayasan, dan berbagai unsur masyarakat dapat terus diperluas sehingga memberikan dampak yang lebih besar.
Melalui sinergi tersebut, PNM Cabang Garut ingin ikut mendorong terbentuknya masyarakat yang mandiri, berdaya saing, serta memiliki fondasi moral yang kuat.
“Harapan kami, bantuan ini dapat mempererat hubungan PNM dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Garut,” pungkas Sumawinata. (*)
