Polisi Bekali 170 Siswa Baru SMK Muhammadiyah Garut dengan Edukasi Narkoba dan Lalu Lintas

istimewa
Polisi Bekali 170 Siswa Baru SMK Muhammadiyah Garut dengan Edukasi Narkoba dan Lalu Lintas
0 Komentar

GARUT – Sebanyak 170 siswa baru SMK Muhammadiyah Garut mendapatkan pembekalan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba dan keselamatan berlalu lintas, Senin (13/7/2026).

Edukasi tersebut diberikan Polsek Garut Kota Polres Garut dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan dipusatkan di lapangan SMK Muhammadiyah Garut, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota.

Materi disampaikan Panit I Binmas Polsek Garut Kota bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Wetan. Kehadiran kepolisian dalam kegiatan itu menjadi bagian dari pembinaan terhadap pelajar agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran hukum sejak dini.

Baca Juga:Wagub Jabar Akan Koordinasi dengan Forkopimda Tindaklanjuti Fenomena LGBTBriptu Dhiva Sumbang Emas dan Perunggu di Kapolri Cup Taekwondo 2026

Dalam pemaparannya, petugas menjelaskan berbagai jenis penyalahgunaan narkoba serta dampak buruknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, pendidikan, dan masa depan generasi muda. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat memiliki, menggunakan, maupun mengedarkan barang terlarang tersebut.

Para siswa diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat menjerumuskan mereka dalam penyalahgunaan narkoba. Lingkungan pertemanan juga perlu diperhatikan karena dapat berpengaruh terhadap perilaku dan proses pembentukan karakter selama masa remaja.

Selain persoalan narkoba, petugas menyampaikan materi mengenai budaya tertib berlalu lintas. Pembekalan meliputi kewajiban mematuhi rambu-rambu, menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI), tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan para siswa, tetapi juga mendorong mereka menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Pelajar juga diharapkan mampu berperan sebagai agen pencegahan penyalahgunaan narkoba, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan tempat tinggal.

Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, mengatakan kehadiran anggota Polri di lingkungan pendidikan merupakan wujud dukungan kepolisian terhadap pembentukan karakter generasi muda. Pembinaan sejak awal dinilai penting untuk mencegah para pelajar terlibat dalam kenakalan remaja maupun pelanggaran hukum.

“Melalui kegiatan MPLS ini kami berharap para siswa memiliki pemahaman yang baik tentang bahaya narkoba serta pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari,” katanya saat ditemui awak media.

Menurutnya, materi yang disampaikan dalam MPLS diharapkan dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran untuk menjauhi narkoba dan menaati aturan lalu lintas menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.

0 Komentar