CIMAHI — Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, menunjukkan bagaimana peran perempuan dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun ketahanan pangan sekaligus menopang ekonomi keluarga.
Beragam kegiatan dikembangkan kelompok tersebut, mulai dari budidaya sayuran, ikan lele, ayam petelur hingga pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi.
Aktivitas KWT Mandiri mendapat apresiasi dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat saat melakukan kunjungan kerja, Jumat (28/8/2026).
Baca Juga:Green Impact PNM Tanam 5.000 Pohon, Libatkan Warga hingga Kelompok Tani HutanPoskesdes Cipareuan Bertahun-tahun Tak Terpakai, Lokasi dan Ketiadaan Air Bersih Jadi Kendala
Samantha Dewi Erwan dari TP PKK Provinsi Jawa Barat menilai konsistensi para anggota KWT Mandiri menjadi contoh nyata semangat pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.
“KWT Mandiri Kelurahan Cigugur Tengah adalah salah satu contoh nyata dari semangat itu. Saya menyambut dengan penuh suka cita, sekaligus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ibu-ibu pengurus,” kata Samantha saat memberikan sambutan.
Menurutnya, keberadaan kelompok wanita tani memiliki posisi strategis karena kegiatan yang dilakukan berhubungan langsung dengan kebutuhan pangan keluarga.
“Kami percaya kelompok seperti KWT Mandiri inilah yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan keluarga di tingkat akar rumput,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung berbagai aktivitas yang dijalankan KWT Mandiri. Kelompok tersebut mengembangkan sejumlah tanaman pangan dan hortikultura seperti kangkung, terong, kol, pakcoy, bunga telang dan cabai dengan pola tanam menyesuaikan musim.
Tidak hanya tanaman, kegiatan juga diperluas ke sektor perikanan dan peternakan melalui budidaya ikan lele serta ayam petelur.
Hasil produksi kemudian tidak seluruhnya dijual dalam bentuk bahan mentah. Para anggota mengembangkan berbagai produk olahan untuk meningkatkan nilai jual.
Baca Juga:Polisi Gerebek Tempat Penyimpanan Miras di Cibatu, 308 Botol DisitaRenovasi Masjid Annajatul Faizin Rampung, PNM Peduli Dukung Penguatan Fasilitas Pesantren
Sedikitnya terdapat 14 jenis produk, di antaranya mie pakcoy, peyek bayam, peyek kenikir, bolu terong, stik kucai, lele marinasi frozen, rolade lele, teh celup daun kelor, minuman bunga telang, wedang jahe, gado-gado, bakwan dan kacang polong.
Kegiatan tersebut membuat KWT Mandiri tidak hanya berperan dalam menyediakan bahan pangan, tetapi juga membuka peluang tambahan ekonomi bagi keluarga anggotanya.
