KWT Mandiri Cigugur Tengah Jadi Contoh Ketahanan Pangan Keluarga, Kelola Pertanian hingga Produk Olahan

istimewa
KWT Mandiri Cigugur Tengah Jadi Contoh Ketahanan Pangan Keluarga, Kelola Pertanian hingga Produk Olahan
0 Komentar

Perjalanan kelompok tersebut juga telah menghasilkan sejumlah pencapaian. KWT Mandiri pernah mengikuti Program Kampung Iklim (Proklim) dan memperoleh predikat Proklim Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Selain itu, KWT Mandiri menjadi mitra Polres Cimahi dalam mendukung kegiatan ketahanan pangan masyarakat.

Manfaat aktivitas kelompok juga diarahkan pada sektor kesehatan keluarga. Dalam kegiatan posyandu, KWT Mandiri turut membagikan telur dan paket sayuran sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya pencegahan stunting.

Baca Juga:Green Impact PNM Tanam 5.000 Pohon, Libatkan Warga hingga Kelompok Tani HutanPoskesdes Cipareuan Bertahun-tahun Tak Terpakai, Lokasi dan Ketiadaan Air Bersih Jadi Kendala

Samantha mengatakan kunjungan TP PKK Jawa Barat tidak hanya dilakukan untuk melihat keberhasilan yang telah dicapai, tetapi juga menggali persoalan dan kebutuhan kelompok.

Masukan dari anggota diharapkan dapat menjadi bahan diskusi dengan pihak terkait sehingga berbagai kendala pengembangan KWT bisa memperoleh jalan keluar.

“Kepada ibu-ibu KWT Mandiri, teruslah bersemangat, terus berkarya dan jangan berhenti untuk belajar dan berinovasi. Jadikan kunjungan kami ini motivasi untuk semakin maju,” katanya.

Pembinaan terhadap kelompok wanita tani di Kelurahan Cigugur Tengah sendiri dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

Forum pembinaan tersebut menjadi sarana mengevaluasi kegiatan KWT se-Kelurahan Cigugur Tengah sekaligus tempat bertukar pengalaman antaranggota dan antarkelompok.

Selain evaluasi, kegiatan juga diisi penguatan kapasitas melalui materi dari pemerintah kelurahan serta Dinas Ketahanan Pangan Kota Cimahi.

Dengan pola tersebut, KWT diharapkan terus berkembang tidak hanya sebagai kelompok budidaya pertanian, tetapi menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan, kesehatan dan ekonomi keluarga di lingkungan masyarakat. (*)

0 Komentar