“Oleh karena itu bagi petani yang bisa melihat potensi ini sebetulnya harus bisa memanfaatkan momen musim kemarau ini,” katanya.
Ia menambahkan, kebutuhan alpukat di pasar terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut membuat budidaya alpukat masih memiliki prospek yang menjanjikan sebagai investasi jangka panjang bagi petani.
Dengan harga bibit yang lebih terjangkau dan ketersediaan stok yang relatif melimpah, musim kemarau dinilai menjadi waktu yang tepat bagi petani untuk mulai mempersiapkan pengembangan kebun alpukat. Selain dapat menekan biaya pengadaan bibit, langkah tersebut juga memungkinkan petani lebih siap menghadapi musim tanam berikutnya sehingga peluang keberhasilan budidaya menjadi lebih besar. (Feri Citra Burama)
