PVMBG Dalami Kemunculan Api Biru di Papandayan, Jalur Sekitar Lokasi Dibatasi

istimewa
PVMBG Dalami Kemunculan Api Biru di Papandayan, Jalur Sekitar Lokasi Dibatasi
0 Komentar

GARUT – Fenomena api biru atau blue fire yang sempat muncul di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, masih dalam kajian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Petugas telah mendatangi titik kemunculan fenomena tersebut untuk melakukan pengecekan. Untuk sementara, kawasan di sekitar lokasi masih dibatasi karena posisinya berdekatan dengan jalur pendakian yang biasa dilalui wisatawan.

Petugas Pos Pantau PVMBG Gunung Papandayan, Muhammad Nurul, mengatakan hasil pemeriksaan lapangan masih ditindaklanjuti oleh tim peneliti guna mengetahui sumber kemunculan api biru.

Baca Juga:Razia Malam di Tarogong Kaler, Satres Narkoba Polres Garut Sita 30 Botol MirasAngkat Akar Wangi Garut, SmansaJuara Sabet Dua Penghargaan di Kompetisi Business Plan UI

“Sampai saat ini kita sudah mengecek lokasi, jadi sekarang tinggal menunggu hasilnya dari tim peneliti, apakah ini faktor alam atau faktor luar,” ujar Nurul.

Ia mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah ditemukan sebelumnya di Gunung Papandayan, khususnya di kawasan Kawah Baru.

Namun, titik kemunculan kali ini berbeda dari lokasi sebelumnya karena berada lebih dekat dengan jalur pendakian.

Atas pertimbangan keselamatan, PVMBG bersama pihak terkait memilih melakukan sterilisasi sementara di sekitar lokasi.

“Sebenarnya sudah pernah terjadi di Kawah Baru, tapi sekarang lokasinya beda lagi, dekat dengan jalur pendakian. Makanya kita sterilisasi dulu,” katanya.

Pengunjung maupun masyarakat juga diminta tidak memaksakan diri mendekati titik tersebut selama proses penelitian masih berlangsung.

“Himbauan untuk masyarakat ataupun wisatawan agar tidak mendekati area tersebut sampai menunggu arahan selanjutnya,” lanjut Nurul.

Baca Juga:KB Al Buniyyah Banyuresmi Benahi Sarana Pendidikan Lewat Program RevitalisasiDPMD Garut Percepat Pengisian Jabatan Kades, Dua Desa Sudah Miliki Kepala Desa Hasil PAW

Informasi mengenai munculnya api biru pertama kali diterima petugas pada sore hari, 23 September 2026.

Tim kemudian melakukan pengecekan pada 24 September dan mendapati fenomena tersebut masih terlihat.

Saat pemeriksaan kembali dilakukan pada malam 25 September, api biru itu sudah tidak lagi menyala.

Nurul menegaskan, sejauh ini kemunculan fenomena tersebut tidak disertai peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Papandayan yang signifikan.

Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi gunung tetap aman, terlebih fenomena tersebut muncul di tengah musim kemarau.

PVMBG kini menunggu laporan lengkap tim peneliti sebelum menentukan kesimpulan mengenai penyebab kemunculan blue fire serta kebijakan lanjutan terhadap akses di sekitar lokasi. (*)

0 Komentar