Pedagang Nasi Goreng Kehilangan Segalanya dalam Kebakaran Kemayoran, Gerobak dan Modal Usaha Ikut Hangus

istimewa
Pedagang Nasi Goreng Kehilangan Segalanya dalam Kebakaran Kemayoran, Gerobak dan Modal Usaha Ikut Hangus
0 Komentar

Menurut Reynold, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.10 WIB dan menyebabkan ratusan warga harus mengungsi.

Untuk membantu kebutuhan para korban, kepolisian telah berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya guna mendirikan dapur lapangan dan menyalurkan bantuan logistik.

“Sejak tadi malam kami sudah berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya dan akan disediakan dapur lapangan sejak dini hari. Pagi ini dapur lapangan sudah disiapkan untuk membantu kebutuhan warga terdampak kebakaran,” tutur Reynold.

Baca Juga:Pria di Bandung Jadi Korban Pembacokan Saat Menunggu Orang Tua Dirawat di Rumah SakitKejari Banjar Siapkan Gelar Perkara Lanjutan Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD

Selain dapur umum, petugas juga mendirikan sejumlah tenda pengungsian untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.

Data sementara menunjukkan sekitar 300 kepala keluarga atau kurang lebih 500 jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Dua korban, yakni Puput dan Dika, dirawat di RS Hermina Kemayoran. Sementara satu korban lainnya, Suparno, dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Terkait penyebab kebakaran, polisi menduga sumber api berasal dari korsleting listrik. Namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (*)

0 Komentar