BANDUNG – Seorang pria bernama Suhendra (44) mengalami luka serius setelah menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi di area depan Rumah Sakit Al Islam, Kelurahan Margasari, Kecamatan Rancasari, pada Minggu (31/5/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian pembacokan itu berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu korban diketahui tengah menjaga orang tuanya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Rancasari, Kompol Herman Junaedi menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban sempat keluar dari area rumah sakit untuk beristirahat sejenak sambil merokok.
Baca Juga:Kejari Banjar Siapkan Gelar Perkara Lanjutan Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRDSeorang Perempuan Dievakuasi Petugas dan Warga dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong
“(Jadi) ketika korban sedang menunggu pasien orang tuanya di Rumah Sakit Al Islam, korban keluar untuk merokok. Saat korban sedang duduk sambil mengecek handphone, tanpa disadari datang pelaku menggunakan sepeda motor berboncengan,” kata Herman, dilansir dari Jabar Ekspres, Selasa (2/6/2026).
Menurut keterangan kepolisian, dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi lokasi tempat korban berada. Tanpa banyak interaksi, salah seorang terduga pelaku tiba-tiba langsung melakukan penyerangan terhadap korban menggunakan senjata tajam.
Korban yang tidak sempat mengantisipasi serangan dari terduga pelaku tersebut sempat berusaha menghindar, namun akhirnya terjatuh ke saluran air di sekitar lokasi kejadian.
“Secara tiba-tiba pelaku membacok korban menggunakan golok hingga korban terjatuh ke selokan yang tingginya kurang lebih dua meter,” ungkapnya.
Akibat serangan itu, menurut Herman, korban pun mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh. Diantaranya luka pada bagian leher sebelah kiri, lengan atas dekat siku, serta luka pada pergelangan tangan kanan.
Korban kemudian mendapatkan penanganan medis atas luka-luka yang dideritanya. Sementara itu, kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Hingga saat ini, diakui Herman, penyidik kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku serta mengungkap motif di balik aksi pembacokan tersebut.
Baca Juga:Dampak Efisiensi Anggaran dari WFH ASN Masih Dalam Tahap EvaluasiViral di Media Sosial, Desa Sukamulya Ciamis Disulap Jadi Kampung Estetik yang Ramai Dikunjungi Wisatawan
“Dilakukan penyelidikan. Korban juga sudah membuat laporan polisi,” ucapnya.
Selain itu, polisi juga tengah mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses pengungkapan kasus. (*)
