GARUT – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program edukasi nasional bertajuk PNM Mengajar. Kegiatan tersebut menyasar ribuan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di berbagai daerah sebagai upaya membangun kesiapan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja modern.
Dalam program yang mengusung tema “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan” itu, sekitar 2.700 siswa SMK mendapatkan pembelajaran mengenai kewirausahaan, pengembangan diri, hingga tantangan industri masa kini.
Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, mengatakan bahwa perkembangan dunia industri saat ini menuntut lulusan SMK memiliki kemampuan yang lebih luas dibanding sekadar keterampilan teknis.
Baca Juga:PNM Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Garut dan SumedangPenjualan Alkohol di Gerobak Pinggir Jalan Dibongkar Polisi
“Sekarang dunia kerja membutuhkan generasi yang mampu beradaptasi, punya kreativitas, mampu bekerja sama, dan terus belajar mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, banyak siswa SMK yang sebenarnya memiliki potensi besar, namun masih minim akses terhadap gambaran nyata mengenai dunia profesional dan peluang usaha yang berkembang saat ini.
Karena itu, melalui program PNM Mengajar, pihaknya mencoba menghadirkan pengalaman dan wawasan langsung dari dunia industri kepada para siswa.
“Kami ingin siswa memiliki pola pikir yang lebih terbuka. Tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki keberanian membangun usaha dan menciptakan peluang,” katanya.
Selain membahas kewirausahaan, program tersebut juga mengangkat pentingnya kesehatan mental, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap isu keberlanjutan yang kini menjadi bagian penting dalam perkembangan industri global.
Sumawinata menilai sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap bersaing di masa depan.
“Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu membantu siswa lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus membangun karakter yang adaptif dan inovatif,” ungkapnya.
Baca Juga:Libur Panjang, Polres Garut Siagakan Personel di Kawasan Wisata dan Jalur UtamaRSU Nurhayati Cikajang Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Salah satu sekolah yang mengikuti program tersebut yakni SMKN 8 Garut. Wakil Kepala SMKN 8 Garut, Hadi Heryadi, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi para siswa.
Ia menyebut para pelajar mendapatkan wawasan baru terkait perkembangan teknologi, dunia industri, hingga pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi persaingan kerja.
