GARUT – Ruas Jalan Garut–Cilandak menjadi salah satu jalur di Kabupaten Garut yang saat ini mendapat penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pekerjaan perbaikan jalan tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp13,2 miliar yang seluruhnya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, mengatakan sedikitnya ada dua ruas jalan di Garut yang saat ini masuk dalam penanganan pemerintah provinsi.
Baca Juga:Pemkab Garut Sambut Rencana PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu pada 2027, Anggaran Pusat Disebut Capai Rp31 TriSisa Pembakaran Sampah Picu Kebakaran Pabrik di Cisurupan Garut, Kerugian Tembus Rp150 Juta
“Jadi ada dua ruas jalur yang ditangani oleh Provinsi Jawa Barat. Yang pertama adalah Garut–Cilandak, yang kedua adalah Jalan Terusan Pahlawan,” ujar Agus saat ditemui di Lapangan Setda Garut, Senin (21/9/2026).
Untuk ruas Garut–Cilandak, pekerjaan mulai berjalan setelah kontrak dimulai pada 10 Agustus 2026. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 135 hari dan ditargetkan selesai pada 22 Desember 2026.
Agus menyebut total panjang jalan yang ditangani mencapai sekitar 4,2 kilometer. Sementara progres pekerjaan yang telah selesai sejauh ini berada di kisaran 700 meter.
“Kemarin kalau tidak salah sudah selesai hampir 700 meteran, total panjangnya itu sekitar 4,2 kilometer,” jelasnya.
Meski secara status merupakan jalan kabupaten, pembiayaan perbaikan ruas tersebut tidak menggunakan APBD Kabupaten Garut.
Menurut Agus, Pemkab Garut sebelumnya mengusulkan penanganan ruas tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Usulan itu kemudian masuk dalam prioritas penanganan karena jalur Garut–Cilandak memiliki peran dalam menunjang kawasan peternakan.
“Ya kan ada program yang kita usulkan ke pemerintah provinsi dan di situ juga ada prioritas provinsi, di situ ada wilayah peternakan,” katanya.
Baca Juga:Polisi Bongkar Laporan Begal Palsu di Cilopang, Luka Dibuat Sendiri hingga HP Ternyata DigadaikanPUPR Garut Pastikan Jalan Pamegatan–Singajaya–Pendeuy Ditangani Lewat IJD dan APBD
Keberadaan kawasan peternakan menjadi salah satu pertimbangan penting karena kondisi jalan berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat maupun distribusi berbagai kebutuhan dan hasil usaha dari wilayah tersebut.
Agus memastikan seluruh anggaran untuk pekerjaan yang saat ini berlangsung ditanggung oleh Pemprov Jawa Barat.
“Iya seluruhnya dari provinsi, kalau kita kan sudah ditangani yang dari bawahnya,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan anggaran provinsi, Pemkab Garut berharap kondisi ruas Garut–Cilandak semakin baik sehingga akses masyarakat menjadi lebih lancar.
