GARUT – Kebakaran melanda sebuah bangunan industri milik H. Uus di Kampung Pamoyanan, RT 005/RW 002, Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (22/9/2026) dini hari sekitar pukul 01.22 WIB.
Bagian yang terdampak kebakaran merupakan dapur pabrik dengan luas sekitar 5 x 5 meter persegi. Sejumlah barang yang berada di dalam dapur turut hangus dilalap api.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut yang menerima laporan langsung menuju lokasi. Dengan waktu respons sekitar 10 menit, petugas dibantu unsur kepolisian dan warga setempat melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Baca Juga:Polisi Bongkar Laporan Begal Palsu di Cilopang, Luka Dibuat Sendiri hingga HP Ternyata DigadaikanPUPR Garut Pastikan Jalan Pamegatan–Singajaya–Pendeuy Ditangani Lewat IJD dan APBD
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan kebakaran diduga bermula dari sisa pembakaran sampah yang kemudian merambat ke bagian dapur pabrik.
“Api diduga merambat dari sisa pembakaran sampah,” ujar Eko saat dihubungi, Selasa (22/9/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.
“Kerugian keseluruhan atas kebakaran tersebut mencapai kurang lebih Rp150 juta,” katanya.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga berhasil mencegah api merambat ke sejumlah bangunan yang berada di sekitar lokasi. Total nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp450 juta.
Aset tersebut terdiri dari bangunan pabrik dodol di bagian belakang senilai sekitar Rp100 juta, SMP Nurul Mutaqin di sisi kiri sekitar Rp300 juta, serta kamar milik H. Uus di bagian kanan dengan nilai sekitar Rp50 juta.
“Total aset yang berhasil diselamatkan kurang lebih Rp450 juta,” lanjut Eko.
Baca Juga:Kejar Target Pembangunan 2027, Pemkab Garut Mantapkan Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat di SukakaryaKualitas Benih Stroberi Malangbong Menurun, Distan Garut Buka Peluang Kerja Sama Teknologi dengan Korsel
Dalam penanganan kejadian tersebut, Pos Damkar Cikajang menerjunkan satu unit kendaraan pemadam dengan enam personel. Setelah proses pemadaman dan pemeriksaan selesai dilakukan, situasi di lokasi dinyatakan aman. (rza)
